mesinkar.h & mesinkar.c

Oktober 7, 2008 at 2:51 am | In Executor | Leave a Comment

assalamualaikum…

sekarang adalah file mesinkar.h dan mesinkar.c

keduanya digunakan untuk pembuatan adt mesinkata yang akan dibuat nantinya….

/* File : mesinkar.h */
#ifndef MESINKAR_H
#define MESINKAR_H
#include <assert.h>
#include <fcnt1.h>
#include “boolean.h”
#ifndef MARK
#define MARK ‘.’
#endif

void START(void);
/*I.S. sembarang */
/*F.S. CC adalah karakter pertama pita */
/*    JIka CC==MARK, EOP menyala (True) */
/*    JIka CC != MARK, EOP padam (False) */

void ADV(void);
/*I.S. CC != MARK */
/*F.S. CC adalah karakter berikutnya dari CC pada I.S. */
/*    Jika CC==MARK, EOP menyala (true) */

boolean EOP(void);
/*true jika CC==MARK */
#endif

/* File : mesinkar.c */
/* Body mesinkar.h */
#ifndef MESINKAR_C
#define MESINKAR_C
#include <assert.h>
#include <fcnt1.h>
#include <stdio.h>
#include “boolean.h”
#include “mesinkar.h”

/*define states*/
char CC;
#define Pita_karakter “pitakar.txt”
static int_handle;

void START(void){
/*I.S. sembarang */
/*F.S. CC adalah karakter pertama pita */
/*    JIka CC==MARK, EOP menyala (True) */
/*    JIka CC != MARK, EOP padam (False) */
_handle = open(Pita_karakter,O_RDONLY);
assert(handle !=-1);
assert (read(_handle,&CC,1) !=-1);
}

void ADV(void){
/*I.S. CC != MARK */
/*F.S. CC adalah karakter berikutnya dari CC pada I.S. */
/*    Jika CC==MARK, EOP menyala (true) */
assert (!EOP());
assert (read(_handle,&CC,1) !=-1);
if (CC==MARK) assert (close(_handle) !=-1);
}
boolean EOP(void){
/*true jika CC==MARK */
return (CC==MARK); }
#endif

mohon koreksinya kalau ada kesalahan…

makasih yah….

by :Taufik Khuswendi

boolean.h

Oktober 7, 2008 at 2:33 am | In Executor | Leave a Comment

Assalamualaikum…

ni saya buat file standarnya dulu yah….

/*File : boolean.h */

#ifndef boolean_H
#define boolean_H
#define true 1
#define false 0
#define boolean unsigned char
#endif

by : Taufik Khuswendi

Sedikit Gambaran tentang Modul Eksekutor

Oktober 6, 2008 at 8:08 pm | In Executor | Leave a Comment
Tags:

Apa kerja modul execute?

1. membaca file internal

Pembacaan file internal dapat dianggap sebagai pembacaan file eksternal yang berupa kumpulan kata sehingga dapat digunakan Mesin Kata untuk membacanya. Mesin Kata membaca file internal dan menyimpannya dalam sebuah matriks berukuran 50×2 dengan rincian: kolom pertama digunakan untuk menyimpan perintah dan kolom kedua digunakan untuk menyimpan variabel. Penyimpanan ini berlaku untuk semua jenis perintah kecuali untuk deklarasi variabel dan assignment yang dilakukan secara langsung sambil membaca.

2. menerjemahkan perintah-perintah dalam file internal menjadi perintah dalam bahasa C agar bisa didapatkan hasilnya.

Penerjemahan perintah file internal dapat dilakukan dengan membandingkan perintah yang sudah direkam sebelumnya dengan daftar perintah yang dipunyai.

Itulah gambaran singkat tentang modul execute.

FAQ:

Q: Apa itu file internal dan bagaimana cara membacanya?

A: Lihat penjelasan di atas. Note: file internal adalah sebuah file berisikan karakter / teks dengan ekstensi “.int”, jadi jangan merasa bingung dengan file eksternal.

Q: Apa itu bahasa assembly?

A: Agar lebih mudah dipahami, dapat dianggap perintah-perintah dalam bahasa assembly itu sebagai kumpulan perintah yang hanya dapat dipahami mesin. Jadi, tidak usah dipikirkan apa itu bahasa assembly untuk tugas ini dan perintah-perintah dalam file internal dapat dianggap sebagai kumpulan karakter yang digunakan sebagai perintah (itulah penjelasan ‘kasar’-nya).

Ditulis oleh: Hanugrha Abidianto

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.